Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Sukacita adalah kekuatan yang berasal dari Tuhan, bukan dari keadaan. Kesaksian hidup mengajarkan bahwa bersukacita adalah pilihan iman di tengah masalah. Saat kita memilih bersukacita, kita menunjukkan bahwa Tuhan tetap memegang kendali atas hidup kita.

Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!

Filipi 4:4–5

Firman Tuhan mengajarkan kita untuk senantiasa bersukacita. Mengapa? Karena di dalam sukacita ada kekuatan. Sukacita bukan tergantung keadaan, tetapi berasal dari kesadaran bahwa Tuhan dekat dan menyertai kita.

Di zaman sekarang, tidak mudah untuk bersukacita. Banyak berita buruk, tekanan ekonomi, dan berbagai persoalan hidup. Namun Firman Tuhan tetap berkata: bersukacitalah senantiasa. Artinya, sukacita adalah pilihan iman, bukan sekadar perasaan.

Saya pernah ada dalam keadaan yang tidak enak dalam hidup saya. Satu kali ada seorang teman tanya saya, kenapa saya masih bisa tertawa dan bersukacita, padahal kalau dia yang mengalami keadaan itu, dia bilang dia ngga gila aja udah bagus. Saya memilih untuk tetap bersukacita dalam Tuhan, karena saya ngga mau jadi beban bagi orang lain, karena di dalam kita masih ada sukacita dari Tuhan. Bersukacita bukan berarti tidak punya masalah, tapi memilih untuk tetap percaya bahwa Tuhan yang memegang kendali. Inilah yang membedakan orang percaya dengan orang dunia.

Kita percaya bahwa Tuhan memelihara dan mencukupkan hidup kita. Bahkan orang yang kaya dan sukses belum tentu memiliki sukacita, tetapi orang yang memiliki Tuhan memiliki sumber sukacita sejati.

Dalam situasi apa pun, termasuk dalam dukacita, orang percaya tetap dapat memuji Tuhan. Karena sukacita kita tidak bergantung pada keadaan, melainkan pada Tuhan yang tidak pernah mengecewakan.

Firman Tuhan adalah ya dan amin, dan janji-Nya pasti digenapi. Karena itu, marilah kita terus memilih untuk bersukacita dalam segala keadaan.

Amin.