Bukan sempurna, tetapi berdampak
| Materi COOL Wanita | |
|---|---|
| Tanggal | Selasa, 14 Juli 2026 |
| Penulis | Departemen COOL |
| Unduh | Google Drive |
| |
| |
Bukan wanita yang sempurna, tetapi wanita yang mengenal nilai dirinya dan mengizinkan Tuhan memakai hidupnya menjadi berkat. Tuhan tidak mencari wanita yang sempurna. Tuhan mencari wanita yang memahami identitasnya dan setia menjalani panggilannya.
Pakaianya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan. Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya.
Pendahuluan
Banyak wanita saat ini hidup di bawah tekanan yang tidak terlihat. Dunia berkata bahwa nilai seorang wanita ditentukan oleh penampilan, pencapaian, status sosial, atau pengakuan orang lain. Di sisi lain, tekanan rohani terkadang membuat wanita merasa harus selalu kuat, sempurna, dan tidak boleh gagal. Akibatnya, banyak wanita kehilangan sukacita karena terus berusaha memenuhi standar yang tidak pernah selesai.
Namun Amsal 31 tidak ditulis untuk membebani wanita dengan daftar tuntutan yang mustahil. Justru bagian ini menunjukkan gambaran seorang wanita yang hidup dari identitas yang benar di hadapan Tuhan. Ia bukan wanita yang sempurna, tetapi wanita yang mengenal nilai dirinya dan mengizinkan Tuhan memakai hidupnya menjadi berkat. Tuhan tidak mencari wanita yang sempurna. Tuhan mencari wanita yang memahami identitasnya dan setia menjalani panggilannya.
Isi
- Amsl 31:10-12 Identitas sejati melahirkan nilai yang tidak tergoyahkan
- Amsl 31:20, 25-26 Identitas yang benar akan menghasilkan dampak yang nyata
Pertanyaan diskusi
- Selama ini, apa yang paling memengaruhi rasa berharga dalam hidup Anda: penampilan, prestasi, pengakuan orang lain, atau hubungan Anda dengan Tuhan? Mengapa?
- Talenta atau kapasitas apa yang Tuhan sudah berikan kepada Anda, dan bagaimana Anda dapat menggunakannya untuk menjadi berkat bagi keluarga, gereja, atau orang lain mingg u ini?
Kesimpulan
Ketika seorang wanita mengetahui bahwa dirinya berharga karena dikasihi Tuhan, ia tidak lagi hidup untuk mencari pengakuan manusia. Dari identitas yang sehat itu lahir kehidupan yang berdampak, penuh hikmat, dan menjadi berkat bagi banyak orang.
Wanita yang mengenal identitasnya dalam Kristus tidak akan hidup untuk membuktikan dirinya, tetapi untuk memuliakan Tuhan dan memberkati sesama. "Bukan kesempurnaan yang Tuhan cari, tetapi hati yang mengenal nilainya di dalam Kristus dan bersedia dipakai-Nya menjadi berkat."
Jadwal
- 07 Jul: Materi COOL
- 14 Jul: Meteri COOL
- 21 Jul: WBI
- 28 Jul: Menara Doa Wanita