Prayer and fasting for Shifting #3 Diperlengkapi Roh Kudus untuk berdoa dan melayani

Dari GBI Danau Bogor Raya
Lompat ke: navigasi, cari

Roh Kudus memperlengkapi orang percaya dengan kuasa untuk bersaksi, berdoa, dan melayani Tuhan. Bahasa roh menjadi salah satu karunia yang dapat membangun kehidupan doa pribadi, menguatkan iman, serta menolong kita berdoa dan menyembah Tuhan. Karena itu, marilah kita membangun kehidupan doa yang konsisten, terbuka terhadap pimpinan Roh Kudus, dan menggunakan karunia-Nya dengan tertib untuk membangun jemaat.

Flyer Prayer & Fasting for Shifting (12 Okt 2026).webp

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku...

— Kisah Para Rasul 1:8

An army empowered by divine tongues

Ada 3 hal yang Pak Niko selalu tekankan dalam PPW: Hadirat Tuhan, Pengurapan, Bahasa roh. Pak Niko juga sampaikan untuk kita lebih banyak lagi berbahasa roh dalam berbagai kesempatan.

Beberapa manfaat aktif berbahasa roh:

  1. Menguatkan manusia batiniah — 1 Korintus 14:4; Yudas 1:20
  2. Mengaktifkan dan membangun iman — Yudas 1:20; Roma 10:17
  3. Membantu berdoa ketika tidak tahu apa yang harus didoakan — Roma 8:26-27
  4. Mendorong doa yang terus-menerus — Efesus 6:18; 1 Tesalonika 5:17
  5. Mengekspresikan pujian dan penyembahan yang melampaui kata-kata yang dipahami akal budi — 1 Korintus 14:2; 1 Korintus 14:14-15
  6. Memperdalam kehidupan doa pribadi — 1 Korintus 14:15, 1 Korintus 14:18
  7. Membantu orang percaya berdoa sesuai kehendak Allah — Roma 8:26-27; 1 Yohanes 5:14
  8. Menguatkan ketika menghadapi kelemahan dan pergumulan — Roma 8:26; Efesus 6:10, Efesus 6:18
  9. Mendorong ketekunan dalam peperangan rohani — Efesus 6:10-18
  10. Mendorong kita masuk deep worship — 1 Korintus 14:15; Efesus 5:19
  11. Mendukung pelayanan dalam kuasa Roh Kudus — Kisah Para Rasul 1:8; 1 Korintus 12:7-11
  12. Mendorong pengoperasian karunia-karunia Roh dalam pelayanan — 1 Korintus 12:7-11; 1 Korintus 14:1
  13. Menjadi bagian dari kehidupan doa dan pelayanan syafaat — Roma 8:26-27; Efesus 6:18
  14. Menjadi sarana membangun jemaat ketika karunia bahasa roh disertai penafsiran dalam ibadah bersama — 1 Korintus 14:5; 1 Korintus 14:26-28

(R7–PDS)

Shifting yang harus terjadi:

  • Dari doa yang sesekali, menjadi kehidupan doa yang konsisten.
  • Dari hanya mengandalkan akal budi dalam berdoa, menjadi berdoa dengan akal budi dan roh.
  • Dari doa yang hanya berpusat pada diri sendiri, menjadi doa syafaat.
  • Dari berdoa dengan bahasa roh sesekali, menjadi makin aktif berbahasa roh dalam ibadah pribadi maupun ibadah bersama dan dalam berbagai kesempatan.

Respons doa puasa

  1. Sediakan waktu khusus untuk berdoa.
    Matikan dan jauhkan handphone dan arahkan perhatian kepada Tuhan.
  2. Mulailah dengan penyembahan dan firman.
    Renungkan Kisah Para Rasul 1:8 dan 1 Korintus 14:14-15.
  3. Berdoalah dengan pengertian.
    Sampaikan ucapan syukur, pertobatan, permohonan, dan doa syafaat secara sadar.
  4. Berdoalah dalam bahasa roh.
    Bagi yang telah menerima karunia ini, gunakan waktu doa pribadi untuk berdoa dengan tekun.

Lihat pula